Home / Politik / Terpilih Jadi Ketua, Ade Suminar Siap Bawa KPPI Kota Serang Jadi Kekuatan Kritis Kawal PUG

Terpilih Jadi Ketua, Ade Suminar Siap Bawa KPPI Kota Serang Jadi Kekuatan Kritis Kawal PUG

Terpilih Jadi Ketua, Ade Suminar Siap Bawa KPPI Kota Serang Jadi Kekuatan Kritis Kawal PUG

AboutBanten.Com – Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Serang terpilih, Ade Suminar, menegaskan komitmennya menjadikan KPPI sebagai motor penggerak penguatan peran perempuan dalam politik dan pengambilan kebijakan publik di daerah.

Hal tersebut disampaikan Ade Suminar dalam Musyawarah Daerah (Musda) III KPPI Kota Serang yang berlangsung demokratis dan penuh semangat persatuan. Ia menilai Musda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum evaluasi dan konsolidasi untuk menentukan arah perjuangan KPPI ke depan.

“KPPI memiliki posisi strategis sebagai wadah perempuan lintas partai. Ke depan, KPPI tidak boleh hanya menjadi simbol keterwakilan, tetapi harus menjadi kekuatan moral dan intelektual dalam demokrasi,” ujar Ade Suminar.

Ade menyampaikan bahwa amanah sebagai Ketua KPPI Kota Serang merupakan tanggung jawab moral, sosial, dan politik yang besar.

Karena itu, ia berkomitmen menjalankan kepemimpinan yang inklusif, kolektif, dan transparan, serta membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh kader tanpa memandang latar belakang partai maupun pengalaman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus KPPI periode sebelumnya atas dedikasi dan fondasi organisasi yang telah dibangun.

Menurutnya, berbagai program dan langkah advokasi yang telah dirintis menjadi pijakan penting untuk keberlanjutan perjuangan KPPI.

Dalam kepemimpinannya, Ade Suminar menyoroti masih besarnya tantangan perempuan di bidang politik, mulai dari rendahnya keterwakilan perempuan dalam jabatan strategis, minimnya akses terhadap pengambilan keputusan, hingga hambatan struktural dan kultural.

“KPPI harus tampil sebagai kekuatan yang kritis sekaligus solutif dalam mendorong kebijakan yang responsif gender dan berpihak pada perempuan, anak, serta kelompok rentan,” katanya.

Ke depan, KPPI Kota Serang akan memfokuskan program kerja pada penguatan kapasitas kader perempuan melalui pendidikan politik dan pelatihan kepemimpinan, penguatan soliditas lintas partai dan lintas generasi, peningkatan peran advokasi kebijakan daerah, serta penguatan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, DPRD, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ade menegaskan, kekuatan KPPI terletak pada persatuan dan kebersamaan. Perbedaan pandangan politik harus menjadi kekayaan pemikiran yang memperkuat organisasi, bukan sumber perpecahan.

“KPPI harus menjadi ruang dialog yang sehat, inklusif, dan bermartabat bagi perempuan-perempuan hebat di Kota Serang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Musda KPPI Kota Serang yang juga Sekretaris KPPI Kota Serang, Musyarrofah, mengatakan Musda diselenggarakan berdasarkan kesepakatan pengurus sesuai dengan tanggung jawab organisasi, mengingat masa kepengurusan KPPI berlangsung selama lima tahun dalam satu periode.

“Musda ini memang menjadi kewajiban organisasi. Kepengurusan KPPI itu lima tahun satu periode, sehingga Musda menjadi mekanisme regenerasi agar organisasi tetap berjalan sehat,” ujar Musyarrofah.

Menurutnya, KPPI Kota Serang secara aktif menggandeng seluruh anggota DPRD perempuan agar keterlibatan perempuan dalam politik semakin luas dan terorganisir. KPPI diharapkan menjadi ruang bersama bagi perempuan lintas partai untuk saling menguatkan dan berkontribusi dalam proses politik.

“KPPI ini wadah bagi perempuan yang ingin memulai karier di politik. Kita lintas partai dan juga melibatkan aktivis perempuan. Alhamdulillah, di KPPI Kota Serang sudah bergabung perempuan dari beberapa partai politik, termasuk partai-partai besar,” jelasnya.

Musyarrofah menegaskan, KPPI tidak hanya hadir dalam momentum elektoral, tetapi juga siap mengambil peran ketika kebutuhan keterwakilan perempuan dibutuhkan dalam agenda-agenda politik.

“Ketika ada momen politik yang membutuhkan keterlibatan perempuan, KPPI siap,” katanya.

Ia menambahkan, ke depan KPPI Kota Serang akan menggelar rapat kerja untuk menyusun program-program strategis yang menyentuh kebutuhan perempuan dalam politik. Tidak hanya fokus pada isu politik praktis, KPPI juga menyiapkan pembekalan keterampilan bagi perempuan.

“Kita akan bekali perempuan dengan berbagai life skill, seperti public speaking, keterampilan pengembangan diri, hingga beauty class. Ini bukan semata soal politik, tapi juga membangun kepercayaan diri dan kapasitas perempuan,” ungkap Musyarrofah.

Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan tingkat partisipasi perempuan, baik dalam politik maupun dalam ruang publik secara lebih luas.

Untuk periode kepengurusan 2026–2031, Musyarrofah berharap KPPI Kota Serang dapat menjadi salah satu organisasi KPPI di Banten yang aktif berkontribusi dalam mendorong keterlibatan perempuan, khususnya dalam penentuan kebijakan publik dan Pengarusutamaan Gender (PUG).

“Harapan kami, KPPI Kota Serang ke depan bisa semakin aktif, berkontribusi nyata, dan mampu merangkul lebih banyak aktivis perempuan agar peran perempuan dalam pembangunan dan politik semakin kuat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *