Beranda / Uncategorized / Anggota DPRD Kota Serang Dorong Kolaborasi untuk Optimalkan Implementasi PP TUNAS

Anggota DPRD Kota Serang Dorong Kolaborasi untuk Optimalkan Implementasi PP TUNAS

Anggota DPRD Kota Serang Dorong Kolaborasi untuk Optimalkan Implementasi PP TUNAS

AboutBanten.com – Anggota DPRD Kota Serang, Erna Yuliawati, memberikan sejumlah catatan terhadap penerapan PP Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS agar lebih efektif dalam melindungi anak di era digital.

Ia menilai kebijakan tersebut sudah menjadi solusi atas keresahan masyarakat.

“Sebetulnya kebijakan itu juga merupakan solusi. Jadi itu adalah solusi yang diberikan pemerintah terhadap permasalahan, kegelisahan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.

Namun, ia menilai masih diperlukan penguatan di beberapa aspek, terutama dalam sistem verifikasi usia.

Menurutnya, penggunaan identitas resmi menjadi penting untuk mendukung pembatasan usia.

“Tapi harusnya juga di atas 16 atau 17 tahun ke sana, penggunaan akunnya itu menggunakan KTP. Harusnya itu,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini anak-anak masih mudah mengubah data usia akun.

“Yang terjadi sekarang, beberapa anak ngobrol saya mendengarkan, mereka masih mudah mengubah akun itu. Karena tidak ada KTP-nya,” ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat.

“Kemudian yang kedua, sosialisasi. Ini juga tidak boleh diabaikan kalau menurut saya,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah untuk menghadirkan program alternatif bagi anak dan remaja.

“Harus juga menyiapkan beberapa fasilitas, kegiatan, atau program-program yang memang bisa lebih memacu kontribusi dari anak-anak ataupun dari para pemuda,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan kebijakan ini membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Memang tidak mudah ya, karena PR-nya bukan pemerintah saja. Jadi harus dari keluarga orangtuanya memberikan pemahaman, memberikan kontrol,” tegasnya.

“Jadi ada kebersamaan, kalau pemerintah ada program yang bisa diturunkan, bagusnya lewat apakah RW, lurah, komunitas, atau keluarga, yang lebih bisa membantu si anak-anak atau pemuda agar tidak konsentrasi ke media sosial dan game,” tandasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *