AboutBanten – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Kota Serang Tahun Anggaran 2025 menjadi perhatian DPRD Kota Serang dalam pembahasan laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah.
Dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, sejumlah fraksi meminta penjelasan terkait SiLPA yang mencapai sekitar Rp73 miliar.
Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto, mengatakan bahwa salah satu sorotan utama fraksi adalah besarnya SiLPA di tengah realisasi anggaran yang telah mencapai lebih dari 90 persen.
“Hari ini kita rapat paripurna mendengar pandangan fraksi-fraksi terhadap laporan pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025. Ada beberapa hal yang disorot oleh fraksi, terutama Fraksi PDI Perjuangan yang meminta penjelasan terkait SiLPA sekitar Rp73 miliar,” ujar Roni, Rabu, 17 Juni 2026.
Ia menjelaskan DPRD akan menunggu jawaban resmi kepala daerah pada paripurna berikutnya untuk mengetahui penyebab meningkatnya SiLPA tersebut.
“Insya Allah nanti dalam rapat jawaban kepala daerah akan dijelaskan. Itu salah satu yang menjadi perhatian dan akan dijawab oleh pemerintah daerah,” katanya.
Menurutnya, SiLPA merupakan hal yang wajar dalam pengelolaan anggaran daerah, namun tetap perlu dicermati apabila mengalami kenaikan.
“Kalau SiLPA setiap tahun anggaran itu hal yang biasa. Cuma sekarang pertanyaannya apakah SiLPA ini terlalu besar atau tidak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa SiLPA Kota Serang sebelumnya berada di angka sekitar Rp60 miliar dan meningkat menjadi sekitar Rp73 miliar pada tahun 2025.
“Kalau tahun kemarin SiLPA sekitar Rp60 miliar, sekarang menjadi Rp70 miliar lebih. Artinya memang perlu dievaluasi,” ungkapnya.
Roni menegaskan DPRD akan mendalami faktor penyebab kenaikan SiLPA tersebut, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan anggaran.
“Yang harus kita lihat apakah perencanaannya yang perlu diperbaiki atau ada faktor lain yang menyebabkan SiLPA ini bertambah. Itu yang nanti akan kita dalami bersama,” tandasnya.




